PEMATANGSIANTAR, Update24News.id – Antusiasme masyarakat mewarnai final Lomba Mancing Gratis Piala Wali Kota Pematangsiantar yang digelar dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Kolam Pancing Pak RT, Jalan Sukadamai, Kelurahan Pondok Sayur, Kecamatan Siantar Martoba, Selasa (27/10/2026).
Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, S.H., M.Kn., diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Fidelis Edy Suranta Sembiring, S.STP., M.Si., yang secara simbolis melepas ikan untuk perlombaan final tersebut.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi organisasi masyarakat (ormas) Ikatan Pemuda Karya (IPK) Pematangsiantar dan Pemuda Pancasila (PP) Pematangsiantar bersama DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Pematangsiantar.
Sejumlah pejabat dan tokoh pemuda turut hadir, di antaranya perwakilan Kapolres Pematangsiantar, Kompol Mara Lidang Harahap; Kasat Narkoba AKP Syamsul Bahri, S.H., M.H.; Ketua DPD KNPI Pematangsiantar Arif Harahap; Sekretaris Jenderal KNPI Fransisco Sibarani; Ketua MPC PP Pematangsiantar Ronald Darwin Tampubolon, S.H.; serta Sekretaris Jenderal DPD IPK Pematangsiantar Augustinus Sitanggang.
Dalam sambutan tertulis Wali Kota Wesly Silalahi yang dibacakan Fidelis Edy Suranta Sembiring, Pemerintah Kota Pematangsiantar menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, lomba mancing gratis tidak sekadar menjadi ajang perlombaan untuk mendapatkan ikan atau memperebutkan piala, tetapi juga menjadi sarana hiburan masyarakat sekaligus wadah mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan.
“Atas nama Pemerintah Kota, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh panitia serta pihak yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan ini. Lomba mancing gratis ini bukan sekadar ajang untuk mendapatkan ikan atau memperebutkan piala. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana hiburan, mempererat silaturahmi, serta membangun kebersamaan tanpa memandang latar belakang,” demikian sambutan Wali Kota.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menciptakan suasana akrab dan penuh kekeluargaan di tengah masyarakat.
Wali Kota juga mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, dan persaudaraan selama perlombaan berlangsung.
“Kepada seluruh peserta final, saya ucapkan selamat bertanding. Tunjukkan kemampuan terbaik, jaga ketertiban, dan junjung tinggi sportivitas. Bagi yang berhasil menjadi juara, saya ucapkan selamat. Sementara bagi yang belum beruntung, jangan berkecil hati karena kebersamaan dan pengalaman yang diperoleh hari ini juga merupakan bagian dari kemenangan yang berharga,” lanjutnya.
Lebih lanjut, ia berharap kegiatan positif tersebut dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan sebagai agenda yang mampu memperkuat persatuan, meningkatkan semangat gotong royong, serta menghadirkan hiburan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Ia pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan kegiatan tersebut, seraya berharap final Lomba Mancing Gratis Piala Wali Kota berlangsung lancar, aman, dan tertib.
Sekretaris Panitia, Augustinus Sitanggang, dalam laporannya menyampaikan bahwa tingginya antusiasme masyarakat terhadap lomba memancing tersebut membuat panitia harus menambah waktu penyisihan dari jadwal yang telah direncanakan.
Menurut Augustinus, awalnya penyisihan direncanakan berlangsung selama dua hari. Namun, jumlah peserta yang terus meningkat membuat panitia menambah waktu pelaksanaan setelah berkoordinasi dengan Ketua MPC PP Pematangsiantar, Ronald Darwin Tampubolon.
“Kami berharap kegiatan ini dapat mempererat persaudaraan. Antusiasme masyarakat untuk mengikuti lomba mancing di Kota Pematangsiantar ternyata sangat tinggi. Awalnya, penyisihan kami rencanakan selama dua hari, tetapi karena jumlah peserta membludak, setelah berkomunikasi dengan Ketua MPC PP, akhirnya waktu penyisihan kami tambah,” ujarnya.
Ia menambahkan, tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan bahwa memancing merupakan salah satu hobi yang diminati warga Pematangsiantar.
Augustinus berharap antusiasme tersebut dapat menjadi pertimbangan bagi Pemerintah Kota Pematangsiantar agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan pada masa mendatang.
Ia juga mengingatkan peserta bahwa perlombaan tersebut bukan hanya tentang persaingan, melainkan kesempatan untuk mempererat hubungan antarsesama warga.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya dipandang sebagai perlombaan, tetapi juga sebagai sarana mempererat tali persaudaraan. Masyarakat dari berbagai kalangan yang memiliki hobi memancing dapat berkumpul dalam suasana kebersamaan. Selamat bertanding dan tetap junjung tinggi sportivitas,” katanya.
Ketua DPD KNPI Kota Pematangsiantar, Arif Harahap, menyampaikan bahwa lomba memancing gratis tersebut menjadi salah satu sarana untuk memperkuat silaturahmi, membangun kebersamaan, serta meningkatkan soliditas pemuda dan masyarakat.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat dikembangkan menjadi agenda tahunan. Bahkan, menurutnya, KNPI telah memasukkan kegiatan serupa ke dalam program kerja tahun 2027.
“Dalam suasana penuh kekompakan dan kebersamaan ini, kami berharap siapa pun yang menjadi juara dapat menerima hasil perlombaan dengan lapang dada. Bagi yang belum berhasil, jangan kecewa karena seluruh peserta tetap mendapatkan pengalaman dan kebersamaan,” ujarnya.
Arif menegaskan, manfaat kegiatan tersebut jauh melampaui persaingan untuk memperebutkan piala. Lomba memancing dinilai mampu menjadi ruang pertemuan masyarakat sekaligus memperkuat hubungan antarpemuda dan organisasi kemasyarakatan.
“Harapan kami, kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan. Kami juga telah membahasnya di KNPI dan memasukkannya ke dalam program tahun 2027. Mudah-mudahan rencana tersebut dapat direalisasikan sehingga kegiatan ini bisa terus berkembang,” katanya.
Salah seorang peserta, Soise, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Pematangsiantar serta seluruh panitia yang telah menyelenggarakan lomba mancing gratis dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat dijadikan agenda tahunan sehingga semakin banyak masyarakat yang memiliki kesempatan untuk berpartisipasi.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota melalui perwakilannya, khususnya kepada kawan-kawan pemancing di Kota Pematangsiantar,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat Sumpah Pemuda tidak hanya menjadi peringatan seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui kebersamaan, persaudaraan, dan partisipasi aktif masyarakat dalam membangun Kota Pematangsiantar.(*)






