PEMATANGSIANTAR, Update24News.id – Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Pematangsiantar Ny Liswati Wesly Silalahi menghadiri Rapat Kerja (Raker) Tim Pembina Posyandu Kabupaten/Kota se-Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Tahun 2026.

 

Kegiatan tersebut dipimpin Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Sumut Ny Kahiyang Ayu Bobby Nasution yang diwakili Wakil Ketua Ny Hj Titiek Sugiarti. Raker berlangsung di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Kota Medan, Kamis (5/11/2026).

 

Panitia pelaksana yang juga Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kependudukan, dan Catatan Sipil (PMD Dukcapil) Provinsi Sumut, Dr H Muhamad Suib, S.Pd., M.M., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada Tim Pembina Posyandu sekaligus memberikan apresiasi kepada kabupaten/kota berprestasi.

 

Apresiasi tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi daerah lainnya untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan dan pelayanan Posyandu.

 

Materi utama disampaikan Pengurus Tim Pembina Posyandu Pusat, Yudhi Timor Bimo Prakoso. Dalam pemaparannya, Yudhi menjelaskan bahwa Posyandu atau Pos Pelayanan Terpadu merupakan wadah pelayanan dasar yang berperan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

 

Seiring dengan perubahan dan perkembangan kebutuhan masyarakat, Posyandu juga dituntut untuk bertransformasi agar mampu memberikan pelayanan yang lebih luas dan terintegrasi.

 

“Posyandu menjadi wadah untuk mengidentifikasi kebutuhan masyarakat, menghubungkan kebutuhan tersebut dengan layanan pemerintah, dan ikut memastikan pelayanan pemerintah telah hadir,” ujar Yudhi.

 

Ia menjelaskan, transformasi Posyandu mencakup tiga aspek utama, yakni pelayanan, kelembagaan, dan pembinaan.

 

Menurutnya, Posyandu harus mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung peningkatan pendapatan masyarakat, perluasan kesempatan kerja dan lapangan usaha, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta penguatan daya saing daerah.

 

Lebih lanjut, Yudhi menegaskan bahwa Posyandu memiliki peranan penting dalam mendukung pencapaian sasaran pembangunan nasional.

 

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperdalam pemahaman mengenai transformasi dan penguatan peran Posyandu di daerah masing-masing.

 

Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Pematangsiantar Ny Liswati Wesly Silalahi menyatakan dukungannya terhadap transformasi Posyandu sebagai salah satu pilar penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan dasar masyarakat.

 

Menurutnya, Posyandu kini telah berkembang dari pelayanan yang sebelumnya lebih berfokus pada kesehatan ibu dan anak menjadi pusat pelayanan terintegrasi berbasis enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).

 

“Posyandu tidak lagi hanya berfokus pada pelayanan kesehatan, seperti menimbang balita atau imunisasi, tetapi telah terintegrasi sebagai ujung tombak pemenuhan pelayanan dasar masyarakat,” kata Ny Liswati.

 

Ia menambahkan, berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 13 Tahun 2024, transformasi Posyandu mencakup enam bidang pelayanan dasar, yaitu kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial.

 

Melalui transformasi tersebut, Posyandu diharapkan semakin mampu menjangkau kebutuhan masyarakat secara menyeluruh serta memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan pelayanan dasar yang berkualitas.

 

Raker tersebut dihadiri Ketua Tim Pembina Posyandu kabupaten/kota se-Sumut serta para kader Posyandu.

 

Turut mendampingi Ny Liswati, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kota Pematangsiantar, Agustina Lasma Bulan Sihombing, S.Sos., M.Si, serta Ny Rasta Elya Ginting. (*)