PEMATANGSIANTAR, Update24News.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pematangsiantar mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dapat mengganggu kesehatan. Sebagai langkah antisipasi, Dinkes juga membagikan masker kepada masyarakat, khususnya pengendara yang melintas di sejumlah ruas jalan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pematangsiantar, Urat Hatoguan Simanjuntak, S.K.M., M.Kes, Rabu (14/10/2026), menjelaskan bahwa asap karhutla mengandung partikel berbahaya yang dapat berdampak buruk terhadap kesehatan, terutama sistem pernapasan.

Paparan asap tersebut dapat menyebabkan iritasi mata, gangguan pernapasan, memperburuk kondisi penderita penyakit jantung dan paru-paru, serta meningkatkan risiko gangguan kesehatan lainnya.

Karena itu, masyarakat diimbau untuk mengambil langkah pencegahan guna meminimalkan paparan asap, terutama ketika kualitas udara menurun.

Urat menyampaikan sejumlah tips yang dapat diterapkan masyarakat untuk menjaga kesehatan selama kondisi udara terdampak asap karhutla.

Pertama, masyarakat disarankan menggunakan masker yang sesuai untuk membantu mengurangi paparan partikel asap. Kedua, mengurangi aktivitas di luar ruangan, khususnya ketika asap terlihat pekat atau kualitas udara memburuk.

Selain itu, masyarakat dianjurkan menutup pintu dan jendela rumah untuk membatasi masuknya asap ke dalam ruangan. Memperbanyak konsumsi air putih, mengonsumsi makanan bergizi, serta menjaga kebersihan diri dan lingkungan juga menjadi bagian penting dalam menjaga kondisi tubuh.

Perhatian khusus perlu diberikan kepada kelompok rentan, seperti anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki riwayat penyakit pernapasan maupun jantung.

Masyarakat juga diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami batuk, sesak napas, iritasi mata, atau keluhan kesehatan lainnya setelah terpapar asap. Langkah ini penting agar gangguan kesehatan dapat ditangani sedini mungkin.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, Dinkes Kota Pematangsiantar turut melakukan langkah pencegahan melalui pembagian masker kepada pengendara yang melintas di Jalan Sutomo, tepatnya di depan Kantor Dinkes Kota Pematangsiantar.

Kegiatan tersebut dilakukan untuk membantu masyarakat mengurangi paparan asap saat beraktivitas di luar ruangan, terutama ketika berkendara di tengah kondisi udara yang kurang baik.

Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan menerapkan langkah-langkah pencegahan di tengah potensi dampak asap karhutla.

Melalui imbauan dan pembagian masker tersebut, Pemko Pematangsiantar melalui Dinkes berharap masyarakat semakin memahami risiko paparan asap serta lebih peduli terhadap kesehatan diri sendiri dan keluarga.

Masyarakat juga diharapkan tetap waspada, membatasi aktivitas luar ruangan apabila kondisi udara memburuk, dan segera mencari pertolongan medis jika mengalami gangguan kesehatan.

Dengan menerapkan langkah pencegahan secara konsisten, risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap karhutla diharapkan dapat diminimalkan. (*)