Update24News.id, Lubuk Pakam – Forum Milenial Peduli Sumatera Utara (FMP-SU) menggelar aksi Demonstrasi didepan Mapolres Deli Serdang dan Mapolsek Lubuk Pakam, Jumat (08/08/2025).
Demonstrasi mahasiswa itu menuntut agar polres Deli Serdang dan jajarannya menindak tegas dan menutup permanen segala bentuk praktik perjudian di wilayah hukum Polresta Deli Serdang.
“Polres Deli Serdang harus bersikap tegas terhadap para mafia judi. Agar program Presisi Kapolri terkait pemeliharaan keamanan dan Ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) berjalan dengan baik. Sebab, belakangan ini, praktik perjudian di Deli Serdang kian merajalela dan dikhawatirkan akan berdampak terhadap keamanan lingkungan serta dapat merusak moral masyarakat sekitar,” Seru Daus Selaku Koordinator Aksi.
Kepada wartawan, Daus menyampaikan harapan mereka agar Kapolda Sumut lebih selektif menempatkan jabatan Kapolres.
“Harapan kami kepada Kapolda Sumut Harus Memperhatikan dan menindak tegas Jajarannya, Terkhusus Kapolres Deli serdang. Yang dimana kita ketahui bahwasanya di Wilkum Polres deli serdang Tempat Perjudian sudah menjamur bang. Seharusnya kalau kapolresnya tegas, setelah Mahasiswa memasukkan surat demo mereka (Kapolres) Sudah langsung Kelokasi dan menutup serta menangkap bos perjudiannya bang,” ucapnya.
Dan alangkah baiknya,lanjutnya lagi, bapak kapolda Mencari sosok Kapolres yang mampu dalam menindak tegas segala bentuk Perjudian. Karena ini sudah perintah dari Kapolri untuk Memberantas segala bentuk perjudian,”ujar Daus.
Adapun tuntutan dari aksi demo Forum Milenial Peduli Sumut ini yaitu;
1. Mendesak Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara agar segera ambil tindakan tegas terhadap dugaan para mafia judi di wilayah hukum polres deli Serdang.
2. Meminta Kapolda Sumut membentuk tim khusus untuk menyelidiki dugaan maraknya praktik perjudian di wilayah hukum polres deli serdang salah satunya di wilkum Polsek Lubuk Pakam tepatnya di Desa Bakaran Batu dan masih ada di kec.lainnya kami menduga adanya pembackup’an sehingga kapolres deli Serdang dinilai sengaja tidak melakukan penindakan hukum terhadap bos judi.
3. Meminta Kapolda Sumut memanggil dan mengevaluasi jabatan Kapolres deli serdang, karena dinilai dan diduga lalai dalam pengawasan terhadap praktik perjudian
4. Meminta Kapolda Sumut harus segera copot jika ada jajaran / Kapolres – kapolsek yang tidak mengindahkan Instruksi dari Presiden RI Dan Kapolri apalagi sampai berani Melindungi Para mafia judi
5. Meminta Kapolda Sumut harus segera menangkap dan Penjarakan para mafia judi yang ada di Sumatera Utara terkhusus atas dugaan kami yang ada di Wilayah Hukum Polres Deli serdang
6. JIKA KAPOLDA SUMATERA UTARA TIDAK MAMPU UNTUK MEMBERANTAS SEGALA BENTUK JUDI DI KAB.DELI SERDANG YANG KAMI CINTAI INI LEBIH BAIK KAPOLDA SUMUT MUNDUR DARI JABATANNYA.
Sayangnya, setelah beberapa jam melakukan orasi, tidak satupun dari pihak Polresta Deli Serdang dan Polsek Lubuk Pakam yang bersedia menanggapi tuntutan mahasiswa itu. Namun sebelum membubarkan diri, Daus menyampaikan akan kembali melakukan aksi Demonstrasi yang lebih besar jika tuntutan mereka tidak ditindaklanjuti.
“Mungkin Kapolresnya takut bang sama Kami (mahasiswa) karena kapolres telah melakukan pembiaran terhadap Perjudian di kab deli serdang ini. Tetapi kami akan kembali Demo lebih besar jika tuntutan kami ini tidak diindahkan,” tutup daus.
Sampai berita ini diturunkan, belum diperoleh tanggapan dari Kapolres Deli Serdang.(Galung)




