SIMALUNGUN, Update24News.id – Kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui tugas penegakan hukum dan menjaga keamanan, tetapi juga melalui dukungan terhadap pembinaan generasi muda.

 

Hal tersebut terlihat saat Kapolres Simalungun AKBP Dr. Hendri Nupia Dinka Barus, S.H., S.I.K., M.M., menghadiri Upacara Penutupan Diklat Pembinaan Mental, Fisik dan Disiplin (Bintalfisdis) SMA Plus Efarina Tahun Ajaran 2026/2027.

 

Kegiatan berlangsung di Lapangan Utama SMA Plus Efarina, Jalan Nawar Targer No. 1, Saribudolok, Kecamatan Silimakuta, Kabupaten Simalungun, Jumat (2/10/2026).

 

Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba mengatakan, kehadiran Kapolres Simalungun dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk partisipasi Polri dalam mendukung pembinaan karakter dan kedisiplinan generasi muda.

 

“Kehadiran Kapolres Simalungun dalam kegiatan ini adalah bentuk nyata Polri untuk masyarakat, melalui Polres Simalungun Polda Sumatera Utara yang berintegritas dan humanis dalam melayani masyarakat,” ujar AKP Verry Purba saat dikonfirmasi, Jumat malam.

 

Upacara penutupan dimulai sekitar pukul 07.30 WIB dan berakhir pukul 10.00 WIB. Sebanyak 335 siswa dan siswi SMA Plus Efarina mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.

 

Prosesi upacara diawali dengan persiapan pasukan, masuknya komandan upacara ke lapangan, serta pengambilalihan komando.

 

Selanjutnya, perwira upacara melaporkan kesiapan kegiatan kepada inspektur upacara. Setelah kedatangan inspektur upacara, rangkaian dilanjutkan dengan pengumandangan Mars Efarina.

 

Pada acara pokok, pasukan memberikan penghormatan kepada inspektur upacara, dilanjutkan laporan komandan upacara dan pemeriksaan pasukan.

 

Prosesi kemudian memasuki agenda utama berupa pernyataan penutupan Diklat Bintalfisdis Tahun Ajaran 2026/2027 serta penyematan Wing Tangguh Efarina kepada para peserta.

 

Rangkaian upacara dilanjutkan dengan amanat, pembacaan doa, penghormatan pasukan kepada inspektur upacara, serta ditutup dengan Mars Efarina.

 

Usai upacara, para siswa SMA Plus Efarina menampilkan sejumlah atraksi yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan penutupan.

 

Penampilan tersebut antara lain demonstrasi keterampilan baris-berbaris, display Drum Corps Efarina, demonstrasi pencak silat militer double stick dan sparco, demonstrasi mountaineering, vocal solo, hingga tari kolosal dan hiburan.

 

Berbagai atraksi tersebut menjadi bagian dari kegiatan yang memperlihatkan hasil pembinaan mental, fisik, kedisiplinan, keterampilan, serta kekompakan para peserta selama mengikuti diklat.

 

Penutupan Diklat Bintalfisdis SMA Plus Efarina turut dihadiri sejumlah tokoh dan pejabat dari berbagai unsur.

 

Di antaranya Pendiri Yayasan Efarina Prof. Dr. JR Saragih, S.H., M.H., Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih, S.E., M.M., Danrindam I/BB Brigjen TNI Abdul Razak Rangkuti, S.Sos., M.Han., M.Si., Danbrigif TP 36/HM Kolonel Inf Sunardi, S.H., serta Dandenpom I/1 Pematangsiantar Letkol Cpm Haru Prabowo, S.H., M.H., M.P.M.

 

Hadir pula perwakilan Dandim 0207/Simalungun dan Danrem 022/PT, Wakil Ketua DPRD Simalungun S. Samrin Girsang, S.Pd. yang mewakili Ketua DPRD, serta Ephorus Gereja GKPS Pdt. John Christian Saragih, S.Th., M.Sc.

 

Selain itu, kegiatan dihadiri perwakilan Ephorus Gereja HKI, perwakilan Uskup Agung Medan, pengurus Yayasan SMA Plus Efarina, serta para orang tua siswa.

 

Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, personel Polres Simalungun melaksanakan pengamanan terbuka dan tertutup selama kegiatan berlangsung.

 

“Personel Polres Simalungun melaksanakan pengamanan terbuka dan tertutup selama kegiatan berlangsung, sehingga upacara penutupan diklat ini berjalan aman dan kondusif,” kata AKP Verry Purba.

 

Menurutnya, keterlibatan unsur Polri, TNI, pemerintah daerah, tokoh agama, lembaga pendidikan, yayasan, dan masyarakat dalam kegiatan tersebut menunjukkan adanya sinergi dalam mendukung pembinaan generasi muda.

 

Melalui kegiatan Bintalfisdis, para siswa diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan fisik dan kedisiplinan, tetapi juga memiliki mental yang kuat, integritas, serta karakter yang dapat menjadi bekal dalam menjalani pendidikan dan kehidupan bermasyarakat.

 

Polres Simalungun juga berharap pembinaan yang telah diberikan selama diklat dapat membentuk generasi muda yang tangguh, disiplin, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.(Ril/Red)