PEMATANGSIANTAR, Update24News.id — Sebanyak 19.114 mantan siswa Pendidikan Pertama Tamtama TNI AD Gelombang II Tahun Anggaran 2026 resmi dilantik menjadi prajurit TNI AD berpangkat Prajurit Dua (Prada). Penutupan pendidikan digelar di Lapangan Jenderal Soedirman Rindam I/Bukit Barisan, Jalan Argasari, Kelurahan Setia Negara, Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Pematangsiantar, Rabu (9/9/2026) pagi.

 

Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, S.H., M.Kn diwakili Staf Ahli Bidang Pembangunan, Muhammad Hamdani Lubis, S.H, turut menghadiri upacara tersebut. Upacara penutupan pendidikan dipimpin Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa.

 

Dalam sambutan tertulis KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc yang dibacakan Mayjen Hendy Antariksa, disampaikan ucapan selamat kepada seluruh prajurit yang telah menyelesaikan pendidikan. KSAD menegaskan, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kesungguhan, disiplin, kerja keras, dukungan lembaga pendidikan, serta doa orang tua.

 

“Selamat kepada 19.114 orang mantan siswa yang hari ini telah menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan dan secara resmi dilantik menjadi prajurit TNI AD berpangkat Prajurit Dua (Prada),” ujar Maruli dalam sambutannya.

Disiapkan untuk Perkuat Yon TP

KSAD juga menyoroti pembangunan kekuatan TNI AD, khususnya pembentukan Satuan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) yang terus dipacu. Para prajurit baru diproyeksikan tidak hanya menjalankan tugas pertahanan, tetapi juga mendukung percepatan pembangunan yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.

 

Menurut Maruli, pengembangan satuan batalyon di setiap kabupaten membutuhkan prajurit yang memiliki kemampuan militer sekaligus kesiapan untuk hadir di tengah masyarakat, terutama di wilayah perbatasan maupun daerah rawan.

 

“Kepercayaan yang diberikan negara kepada kalian untuk menjadi bagian dari pembentukan Yon TP merupakan sebuah tugas terhormat yang harus dilaksanakan dengan penuh amanah dan tanggung jawab,” tegasnya.

 

Selama dua bulan pendidikan intensif, para Tamtama Remaja dibekali berbagai materi dan latihan terpadu untuk membentuk pola pikir, sikap, serta tindakan sesuai norma dan jati diri prajurit TNI AD.

Bukan Akhir, Tapi Awal Pengabdian

Maruli mengingatkan para prajurit agar tidak menganggap pelantikan sebagai akhir perjalanan. Sebaliknya, momentum tersebut merupakan awal dari pengabdian panjang kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

 

Ia meminta para prajurit terus mengembangkan kemampuan, mempertajam naluri militer, menjaga disiplin, serta memberikan kemampuan terbaik di mana pun mereka ditugaskan.

 

“Pelihara kehormatan diri, jaga nama baik satuan, dan buktikan kalian layak menjadi bagian dari kekuatan utama TNI AD,” pesannya.

 

KSAD juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pendidikan Tamtama TNI AD Gelombang II TA 2026 sehingga seluruh rangkaian pendidikan dapat berlangsung lancar, aman, dan sesuai harapan.

 

Upacara tersebut menjadi momentum penting bagi ribuan prajurit muda TNI AD untuk memulai perjalanan baru sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Nasional, dan Tentara Profesional.