PEMATANGSIANTAR|Update24News.id – Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, S.H., M.Kn yang diwakili Staf Ahli Bidang Pembangunan, Muhammad Hamdani Lubis, S.H, membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-XIX tingkat Kecamatan Siantar Sitalasari Tahun 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Nurul Huda Sibatu-batu, Kelurahan Bah Sorma, Minggu (5/4/2026).

Dalam suasana Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Hamdani yang membacakan sambutan tertulis Wali Kota menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri kepada seluruh masyarakat.

“Selamat Hari Raya Idul Fitri, Minal Aidin Wal Faidzin, mohon maaf lahir dan batin,” ucapnya.

Pembukaan MTQN ditandai dengan pemukulan beduk oleh Hamdani bersama Ketua LPTQ Kota Pematangsiantar, Hamzah Fanshuri Damanik, S.STP., M.Si, Kabag Kesra Setdako, Irwansyah Saragih, S.Sos., M.Si, serta unsur Forkopimcam lainnya.

Dalam sambutan tersebut ditegaskan, penyelenggaraan MTQ merupakan upaya membumikan Al-Qur’an dan menegakkan syiar Islam guna memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“MTQ juga menjadi wadah untuk mendalami arti, makna, dan keindahan Al-Qur’an. Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta mempererat silaturahmi,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya membentengi generasi muda di tengah arus perubahan sosial dan budaya yang semakin cepat. Menurutnya, MTQ dapat menjadi sarana strategis dalam menanamkan nilai-nilai agama.

“Melalui MTQ ini diharapkan lahir generasi yang mampu memahami dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Fernando menyampaikan, MTQN berlangsung selama dua hari dengan jumlah peserta mencapai 176 orang.

Pengurus BKM Nurul Huda, Sukarsono, mengungkapkan rasa syukur atas kepercayaan menjadikan masjid tersebut sebagai lokasi kegiatan.

“Kami merasa terhormat. Semoga kegiatan ini membawa banyak manfaat dan pelajaran bagi umat,” katanya.

Ketua LPTQ, Hamzah Fanshuri Damanik, menegaskan MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan proses kaderisasi umat.

“MTQ adalah momentum kaderisasi keumatan. Dari sinilah kita menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an untuk melahirkan generasi Qur’ani,” ujarnya.

Acara turut dimeriahkan penampilan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan Siantar Sitalasari serta tarian tortor Simalungun oleh siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri Pematangsiantar.

Sebelum pembukaan, Plt Camat Siantar Sitalasari, Suradi, bersama jajaran lurah melepas pawai peserta dari Madrasah Bukit Makmur menuju lokasi acara dengan berjalan kaki. Pawai diikuti berbagai elemen masyarakat, mulai dari BKMT, organisasi wanita Islam, pelajar madrasah, hingga warga setempat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh dan pejabat daerah, di antaranya anggota DPRD Kota Pematangsiantar, Hj Sabariah Harahap, unsur TNI-Polri, tokoh agama, serta pimpinan organisasi keagamaan di Kota Pematangsiantar. (*)