MEDAN, Update24News.id – Perhimpunan Anak Nelayan Petani dan Buruh Sumatera Utara (PANPB-SU) akan menggelar aksi unjuk rasa damai di depan Markas Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut), Selasa (14/7/2026). Aksi tersebut digelar untuk menyampaikan aspirasi terkait dugaan peredaran narkoba di Kabupaten Karo.
Rencana aksi itu disampaikan melalui surat pemberitahuan bernomor A-1 045/PANPB-SU/UNRAS/VII/2026 tertanggal 7 Juli 2026 yang telah disampaikan kepada Polda Sumut. Dalam surat tersebut disebutkan aksi akan dimulai pukul 10.00 WIB hingga selesai, dengan titik kumpul di sekretariat organisasi sebelum bergerak menuju Mapolda Sumut.
Sekitar 50 peserta diperkirakan akan mengikuti aksi. Massa juga akan membawa sejumlah alat peraga seperti mobil komando, megafon, spanduk, karton, dan bendera untuk menyampaikan aspirasi mereka.
Dalam surat pemberitahuan tersebut, PANPB-SU menyampaikan sejumlah tuntutan kepada aparat penegak hukum. Di antaranya meminta penindakan terhadap pihak-pihak yang menurut organisasi itu diduga terlibat dalam peredaran narkoba di Kabupaten Karo.
Selain itu, PANPB-SU meminta Kapolda Sumut dan Bidang Propam Polda Sumut memeriksa dugaan keterlibatan oknum personel Satresnarkoba Polres Karo. Massa juga mendesak agar dilakukan evaluasi terhadap Kapolres Karo dan Kasatresnarkoba Polres Karo apabila ditemukan adanya kelalaian dalam penanganan kasus. Mereka juga meminta Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karo memperkuat pengawasan dan membongkar jaringan peredaran narkoba di wilayah tersebut.
Surat pemberitahuan aksi ditandatangani Ketua PANPB-SU Iskandar Muda HRP dan Sekretaris Ikhsan.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Polda Sumut maupun Polres Karo terkait tuntutan yang disampaikan PANPB-SU. Dugaan yang dimuat dalam surat pemberitahuan aksi tersebut masih merupakan klaim dari PANPB-SU dan belum terbukti melalui proses hukum.
Kasatresnarkoba Polres Karo AKP Jhonny H. Pardede, S.H., M.H., juga telah dimintai tanggapan melalui pesan WhatsApp pada Senin (13/7/2026). Namun hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan jawaban atau pernyataan resmi.
Sementara itu, Kapolres Karo AKBP Pebriandi Sihaloho memberikan tanggapan singkat saat dikonfirmasi. Ia mempersilakan agar koordinasi dilakukan dengan Kasat Intelkam Polres Karo terkait pemberitahuan aksi tersebut.
“Terima kasih, Pak. Silakan koordinasi dengan Kasat Intel kami untuk pemberitahuan,” tulis AKBP Pebriandi Sihaloho dalam balasan pesan singkat.(Red)





