Update24News.id, MEDAN – Sejumlah Mahasiswa yang mengatasnamakan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menggelar aksi demo di depan Mapolda Sumatera Utara mendesak Kapolda Sumut, Irjen Pol. Wisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H, segera memberantas dan menangkap para Mafia BBM di Medan-Binjai, Kamis (13/02/2025).

 

Desakan penangkapan terhadap terduga Mafia BBM Medan-Binjai inisial Erwin dan Aan Wahyudi disampaikan langsung oleh Mahasiswa melalui orasinya, “Tangkap Mafia BBM Edwin dan Aan,” seru koordinator aksi disambut yel Hidup Mahasiswa…Hidup Mahasiswa.

 

Dalam tuntutannya selain mendesak Kapolda Sumut menangkap kedua terduga Mafia BBM tersebut, Mahasiswa juga mendesak Direktur Pertamina Sumatera Utara untuk memecat Erwin yang bertugas sebagai GPS Truck Tangki Merah Putih yang bermufakat jahat kepada Mafia BBM Aan Wahyudi selaku pemilik Gudang dan Pengelola BBM Oplosan yang terletak di Jalan Medan-Binjai, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara.

 

Mahasiswa menilai Sumatera Utara terkenal dan Provinsi yang kaya akan Sumber Daya Alam (SDA) dari segala penjuru, namun dalam hal ini banyak juga oknum-oknum yang nakal dan sangat jahat dalam mencari kesempatan untuk merusak tatanan tersebut. Mereka menilai fenomena itu telah terjadi di Bumi Sumatera Utara Kotanya para Ketua, disini kita lihat bersama salah satu contohnya banyaknya tempat-tempat Illegal khususnya Gudang Minyak Illegal para Mafia yang hampir rata mengelilingi Kota Medan khususnya, para Mafia Oknum Pertamina Sumatera Utara telah memanfaatkan Minyak murni menjadi Minyak Oplosan.

 

Sebagai contoh saja, Gudang milik AAN Wahyudi yang terletak di Jalan Medan-Binjai, Kecamatan Sunggal beroperasi 24 Jam dengan sesuka hatinya yang memiliki aktifitas mengolah Minyak Oplosan, Aan Wahyudi merasa kebal hukum yang dibekingi oleh Oknum Pertamina yang berinisial Erwin yang memiliki tanggung jawab sebagai pengatur GPS Truck Merah Putih yang seharusnya Truck tersebut langsung ke SPBU kini Truck tersebut (Kencing di Gudang milik AAN Wahyudi).

 

Maka dalam hal ini kami dari Aktivis Mahasiswa Sumatera Utara bersama datang ke Polda Sumatera Utara dan Pertamina Sumatera Utara untuk mengusut tuntas kasus ini yang sudah sangat viral.

 

Kemudian, Aktivis Mahasiswa juga mendesak Direktur Pertamina Sumatera Utara untuk memberikan rekomendasi kepada Kapolda Sumut untuk menangkap ERWIN dan AAN Wahyudi sebagai sindikat minyak Oplosan terbesar di Sumatera Utara.

 

“Statement ini kami perbuat agar kira-nya Bapak Kapolda Sumut dan Jajarannya serta Bapak Direktur Pertamina Sumatera Utara untuk segera ditindaklanjuti, kami berikan waktu 3×24 Jam dari sekarang untuk segera dapat menangkap Erwin dan Aan Wahyudi agar kepercayaan masyarakat kepada Bapak Kapolda Sumut tetap terjaga,” papar para Mahasiswa yang berorasi di depan Mapolda Sumatera Utara tersebut sembari meneriakkan yel-yel Hidup Mahasiswa… Hidup Mahasiswa.

 

Sementara itu dalam aksi massa demo itu, Kapolda Sumut, Irjen Pol. Wisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H, melalui Unit Krimsus Polda Sumut, Aiptu. Haris Sinaga berjanji akan segera memproses pengaduan para Aktivis Mahasiswa tersebut.(***)