PEMATANGSIANTAR |Update24News.id – Wali Kota Wesly Silalahi yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Zainal Siahaan membuka pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-58 Tingkat Kecamatan Siantar Utara di Kantor Camat Siantar Utara, Jalan Patuan Anggi, Kelurahan Sukadame, Senin (13/04/2026).

Pembukaan MTQN ditandai dengan pemukulan beduk oleh Zainal Siahaan bersama Ketua LPTQ Kota Pematangsiantar Hamzah Fanshuri Damanik, Camat Marlon Brando Sitorus, Ketua TP PKK Kecamatan Siantar Utara Ny Caroline Marlon Sitorus, serta tamu undangan.

Sebelumnya, Surat Keputusan Dewan Hakim dibacakan Sekretaris Camat Siantar Utara Rahim Doli Sakti Siregar, dilanjutkan pelantikan Dewan Hakim oleh Camat Siantar Utara.

Dalam sambutannya, Zainal Siahaan menyampaikan penyelenggaraan MTQN merupakan wujud komitmen membumikan Al-Qur’an serta menegakkan syiar Islam guna memperkokoh nilai-nilai agama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“MTQ juga merupakan salah satu wadah untuk mendalami arti, makna, dan keindahan Al-Qur’an. Mari kita jadikan MTQ ini sebagai sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan, sekaligus merekatkan tali silaturahmi antarumat beragama,” ujarnya.

Ia menambahkan, derasnya arus perubahan sosial dan budaya menuntut semua pihak membentengi generasi muda agar tidak terjerumus pada hal-hal negatif. Karena itu, MTQ diharapkan menjadi sarana penguatan nilai-nilai agama, khususnya bagi generasi muda, serta memotivasi masyarakat memahami dan mengamalkan kandungan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, perwakilan tokoh agama Islam, Katolik, Buddha, dan Kristen menegaskan MTQN bukan sekadar perlombaan, tetapi momentum menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an serta melahirkan generasi unggul yang mampu berkontribusi bagi bangsa dan negara.

Ketua LPTQ Kota Pematangsiantar Hamzah Fanshuri Damanik menyebut MTQN juga menjadi wadah menanamkan generasi Qur’ani serta meningkatkan kemampuan dan pemahaman terhadap nilai-nilai Al-Qur’an. Ia berharap Dewan Hakim menjalankan tugas secara adil dan profesional.

Camat Siantar Utara Marlon Brando Sitorus menegaskan kehadiran tokoh lintas agama dalam acara tersebut menjadi bukti bahwa perbedaan agama dan suku telah menjadi kekuatan persatuan di Kota Pematangsiantar.

“Kita sudah selesai membahas perbedaan. Kota Pematangsiantar adalah kota yang toleran. Saya berharap MTQN ini menjadi momen pemersatu,” katanya.

Ia juga mengungkapkan, tahun lalu Kota Pematangsiantar meraih peringkat lima Kota Toleran di Indonesia dan berharap ke depan mampu menjadi nomor satu.

Acara turut dihadiri perwakilan Kantor Kementerian Agama Pematangsiantar, Ketua BKMT Kota Pematangsiantar Hj Ernayati Saragih, para lurah se-Kecamatan Siantar Utara, serta undangan lainnya.

Sebelum pembukaan, Camat Siantar Utara bersama jajaran lurah melepas pawai yang diikuti 233 peserta dari depan Kantor Camat, melintasi Jalan Ade Irma dan Jalan Nagur, lalu kembali ke lokasi acara.