SIMALUNGUN |Update24News.id — Polsek Gunung Malela menunjukkan langkah preventif dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 1 Mei 2026. Melalui kegiatan bertajuk Sabuk Kamtibmas, jajaran kepolisian merangkul pemuda Nagori Pamatang Asilom untuk memperkuat sinergi menjaga situasi tetap kondusif.
Kegiatan yang digelar di Markas Komando Polsek Gunung Malela, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, Selasa (21/4/2026) pukul 10.00 WIB itu mempertemukan unsur pemuda masyarakat dengan personel kepolisian. Forum ini difokuskan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kerawanan sosial menjelang May Day, terutama di kawasan yang berdekatan dengan perusahaan dan perkebunan.
Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, mengapresiasi inisiatif tersebut. Menurutnya, pendekatan pencegahan jauh lebih efektif dibanding penanganan saat persoalan sudah terjadi.
“Kegiatan Sabuk Kamtibmas ini adalah bentuk nyata Polri yang tidak menunggu masalah datang, tetapi bergerak lebih awal bersama masyarakat untuk mencegahnya,” ujarnya.
Kapolsek Gunung Malela, AKP Hengky B. Siahaan, SH, MH, yang memimpin langsung kegiatan bersama Kanit Intel Polsek Gunung Malela menegaskan bahwa keterlibatan pemuda sangat penting dalam menciptakan lingkungan aman dan tertib.
“Kami hadir untuk membangun kepercayaan dan memperkuat komunikasi. Pemuda adalah garda terdepan dalam menjaga ketenangan lingkungan mereka sendiri,” katanya.
Dalam dialog tersebut, Kapolsek menyampaikan tiga fokus utama. Pertama, menyambut May Day dengan menanamkan nilai kesejahteraan pekerja, keharmonisan hubungan industrial, dan penghargaan terhadap tenaga kerja. Kedua, menyongsong HUT Kemerdekaan RI 17 Agustus melalui penguatan nasionalisme dan persatuan. Ketiga, penguatan Sabuk Kamtibmas melalui pelayanan prima, langkah preventif, dan kedekatan aparat dengan masyarakat.
Sejumlah langkah strategis juga disepakati. Patroli dialogis akan ditingkatkan di kawasan pabrik, gudang, dan jalur akses kendaraan. Deteksi dini dinamika buruh di lingkungan Kebun Bangun juga diperkuat untuk menyerap aspirasi secara persuasif dan mencegah aksi yang berpotensi mengganggu ketertiban.
Selain itu, jalur komunikasi cepat melalui HT dan grup WhatsApp antara petugas keamanan perusahaan dan Bhabinkamtibmas diaktifkan guna memastikan pelaporan situasi berlangsung secara cepat dan responsif.
Para pekerja turut diberikan edukasi kamtibmas agar peringatan May Day diisi dengan kegiatan positif, produktif, dan tidak mengganggu aktivitas kerja maupun ketenangan masyarakat sekitar.
Menutup kegiatan, AKP Hengky menegaskan komitmen pihaknya menjaga situasi tetap aman hingga pasca May Day.
“Sinergitas antara pengamanan swakarsa dan Polri akan terus kami jaga dan tingkatkan hingga H+2 May Day. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan selama kita bersatu dan saling menjaga.”
Kegiatan ini menjadi gambaran bahwa kepolisian tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam merawat keamanan bersama.




