SIMALUNGUN |Update24News.id – Ancaman kejahatan siber kini menjadi tantangan serius yang tak bisa lagi dipandang sebelah mata. Di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat, Polres Simalungun, Polda Sumatera Utara, mengambil langkah strategis dengan memperkuat sinergi bersama Brigif TP-36/Harajaon Marpitu, Kodam I Bukit Barisan, demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Simalungun.

Komitmen itu diwujudkan melalui kegiatan silaturahmi dan audiensi yang berlangsung di ruang kerja Wakapolres Simalungun, Jalan Jhon Horailam, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun, Selasa (12/05/2026) sekitar pukul 09.30 WIB.

Pertemuan tersebut berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan. Dari pihak Polres Simalungun hadir Wakapolres Simalungun KOMPOL Imam Alriyuddin, S.H., M.H., bersama Kasi Humas AKP Verry Purba.

Sementara dari Brigif TP-36/Harajaon Marpitu hadir Sertu Nenggolan selaku Batih Ter, Serda S. Sipayung selaku Basiintel, Serda Aritonang selaku Pen, serta Prada Agung selaku Pen Brigif TP-36/Harajaon Marpitu.

Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba mengatakan, perkembangan dunia digital saat ini membawa tantangan baru yang harus dihadapi secara bersama-sama. Menurutnya, ancaman siber tidak hanya menyerang individu, tetapi juga dapat memengaruhi stabilitas keamanan dan ketenteraman masyarakat secara luas.

“Ancaman kejahatan siber adalah ancaman nyata yang tidak mengenal batas ruang dan waktu. Karena itu, Polres Simalungun membangun sinergi bersama Brigif TP-36/Harajaon Marpitu agar semakin kuat menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan digital,” ujar AKP Verry Purba.

Dalam audiensi tersebut, kedua institusi membahas berbagai bentuk kerja sama strategis, mulai dari pertukaran informasi terkait perkembangan ancaman siber, koordinasi penanganan konten provokatif di ruang digital, hingga penguatan literasi digital di tengah masyarakat.

Wakapolres Simalungun KOMPOL Imam Alriyuddin menegaskan bahwa sinergitas TNI-Polri menjadi kunci penting dalam menghadapi tantangan keamanan di era modern saat ini.
“Kejahatan siber adalah musuh bersama. Tidak hanya menyerang individu, tetapi juga dapat mengganggu stabilitas sosial di tengah masyarakat. Dengan sinergi yang kuat antara TNI dan Polri, kita membangun pertahanan yang lebih kokoh demi menjaga keamanan wilayah Kabupaten Simalungun,” tegasnya.

AKP Verry Purba juga menambahkan bahwa sinergi yang dibangun bukan sekadar seremoni, melainkan langkah nyata dalam memperkuat koordinasi lintas institusi menghadapi ancaman digital yang terus berkembang.

“Dunia maya adalah medan baru yang membutuhkan kesiapan dan pendekatan baru pula. Kerja sama ini menjadi investasi keamanan jangka panjang demi menciptakan situasi yang aman dan kondusif bagi masyarakat Kabupaten Simalungun,” katanya.

Audiensi tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk terus mempererat komunikasi dan koordinasi dalam mengantisipasi setiap potensi ancaman siber yang dapat mengganggu keamanan masyarakat.

“Polres Simalungun bersama Brigif TP-36/Harajaon Marpitu siap berdiri bahu membahu menjaga keamanan wilayah, baik di dunia nyata maupun di dunia maya,” tutup AKP Verry Purba.