Update24News.id, Medan – Puluhan massa yang menamakan diri Forum Pemuda Pejuang Indonesia menggelar unjuk rasa untuk mendesak Poldasu segera menutup kegiatan maksiat yang diduga berupa perjudian di Wilkum Polres Karo,Senin(11/03/2025).
Aksi yang digelar puluhan pemuda itu, merupakan bentuk kepedulian FPPI akan moral generasi muda yang teracuni dengan aktivitas Perjudian.
Dalam orasinya, Hasan Selaku Sekretaris FPPI mengatakan bahwa mahasiswa sebagai agen perubahan dan sosial kontrol guna mencegah penyebaran kegiatan yang tidak sesuai dengan nilai moral.
“Kami mahasiswa sebagai agen perubahan dan sosial kontrol berupaya untuk mencegah penyebaran kegiatan perjudian yang tidak sesuai dengan nilai-nilai moral dan agama,” ujarnya.
Dalam aksi tersebut, mahasiswa FPPI menegaskan menuntut penutupan kegiatan diduga perjudian di Wilayah Kota Berastagi, Kota Kabanjahe yang diduga merusak moral masyarakat.
Mereka juga menyerukan pentingnya menjaga nilai-nilai moral dan agama dalam kehidupan sehari-hari dan kepada Poldasu untuk serius menangani aktifitas perjudian di seluruh Pelosok Kota Berastagi lokasi yang dimaksud oleh FPPI.
“Kami meminta kepada APH atas Atensi dari Presiden Prabowo Subianto tentang perjudian untuk ditindaklanjuti baik oleh Kodam 1 Bukit Barisan serta Kepolisian Daerah Sumatera Utara dan tidak ada becking membecking dalam aktifitas yang melanggar UU Pasal 303 KUHP tentang perjudian,” ujarnya.
Pantauan wartawan media ini, aksi damai berlangsung tertib dan lancar, serta FPPI meminta kepada penegak hukum untuk mematuhi peraturan agar seluruh aktifitas perjudian ditutup baik selama bulan Ramadhan atau pun sesudahnya.Tutupnya.
Terkait tuntutan massa tersebut, sampai berita ini diterbitkan, Pihak Polda Sumut belum berhasil dimintai tanggapannya. Sementara, Kapolres Tanah Karo AKBP Eko Yulianto sebelumnya telah memblokir Nomor WhatsApp media ini saat dikonfirmasi soal maraknya aktivitas Perjudian di wilayah hukumnya.(Red/TIM)




