SIMALUNGUN | Update24News.id – Menindaklanjuti informasi yang beredar di media sosial terkait dugaan aksi premanisme dan gangguan keamanan di wilayah hukumnya, Polsek Gunung Malela, Polres Simalungun, menggelar Patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) pada Rabu (3/6/2026) malam.

Patroli yang dimulai sekitar pukul 23.00 WIB tersebut menyasar sejumlah titik rawan di sepanjang Jalan Asahan, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun. Kegiatan ini merupakan langkah cepat kepolisian dalam merespons laporan masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.

Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba, Kamis (4/6/2026), menjelaskan bahwa patroli tersebut merupakan wujud komitmen Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

Kapolsek Gunung Malela AKP Hengky B. Siahaan, SH, MH mengatakan, pihaknya tidak mengabaikan setiap informasi yang disampaikan masyarakat, termasuk yang beredar melalui media sosial.

“Kami menerima informasi adanya dugaan aksi premanisme dan gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polsek Gunung Malela. Informasi tersebut langsung kami tindak lanjuti dengan turun ke lapangan untuk memastikan situasi sebenarnya sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujarnya.

Patroli dipimpin langsung oleh AKP Hengky bersama empat personel, yakni Aiptu Ipran Saragih selaku Kanit IK, Aipda R. Simanungkalit sebagai Bhabinkamtibmas, Aiptu E. Damanik dari unit opsnal, serta Aipda Afan Lubis dari Pos Perumahan.

Tim patroli menyisir dua lokasi yang dianggap rawan, yakni Jalan Asahan Km 11 di Nagori Senio dan Jalan Asahan Km 21/22 di Nagori Sahkuda Bayu, Kecamatan Gunung Malela.

Dalam kegiatan tersebut, petugas memfokuskan pengawasan terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas, seperti pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), aksi premanisme, balap liar, geng motor, penyalahgunaan narkotika, hingga kepemilikan senjata tajam.

“Sasaran patroli ini adalah seluruh potensi gangguan keamanan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat, mulai dari balap liar, premanisme, hingga peredaran narkoba dan senjata tajam yang dapat mengancam keselamatan warga,” jelas AKP Hengky.

Dari hasil patroli yang dilakukan, petugas tidak menemukan adanya aktivitas kriminal maupun gangguan kamtibmas di lokasi yang disisir. Situasi di sepanjang Jalan Asahan terpantau aman, tertib, dan kondusif.

Menurut AKP Hengky, kehadiran polisi di lapangan pada jam-jam rawan memiliki efek preventif yang cukup besar dalam menekan potensi tindak kejahatan.

“Kehadiran personel di lapangan bukan hanya untuk melakukan penindakan, tetapi juga sebagai upaya pencegahan. Saat masyarakat melihat polisi hadir dan berpatroli, rasa aman akan meningkat. Sebaliknya, bagi pelaku kejahatan, ini menjadi peringatan bahwa kami selalu siaga,” tegasnya.

Polsek Gunung Malela memastikan kegiatan patroli malam akan terus ditingkatkan, khususnya di titik-titik yang dianggap rawan terjadinya gangguan keamanan. Masyarakat juga diimbau untuk tidak ragu melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas kepada pihak kepolisian agar dapat segera ditindaklanjuti.

“Kami hadir untuk masyarakat. Jika ada hal-hal yang meresahkan, segera laporkan kepada kami. Kami siap memberikan pelayanan dan menjaga keamanan bersama,” pungkas AKP Hengky.(Ril)