Batu Bara |Update24News.id – Bupati Batu Bara, H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., menegaskan pentingnya percepatan pembangunan daerah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Batu Bara Tahun 2027 yang digelar di Aula Kantor Bupati, Kecamatan Lima Puluh, Selasa (7/4/2026).

Musrenbang tahun ini mengusung tema “Akselerasi Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Berbasis Peluang dan Potensi Daerah melalui Pertumbuhan Produktivitas dan Daya Saing.”

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal, S.E., M.AP., serta Asisten III Provinsi Sumatera Utara Muhammad Suib yang mewakili Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution. Hadir pula unsur Forkopimda, Plh Sekda Batu Bara, para kepala OPD, camat, serta perwakilan daerah tetangga seperti Kota Tebing Tinggi, Kabupaten Serdang Bedagai, Kabupaten Asahan, dan Kabupaten Simalungun.

Dalam sambutannya, Bupati Baharuddin menyoroti pentingnya peran sektor perbankan dalam mendukung pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Ia mendorong perbankan untuk memberikan akses pembiayaan hingga Rp100 juta tanpa agunan sebagaimana arahan pemerintah pusat.

“Dukungan perbankan sangat dibutuhkan agar pelaku UMKM dapat berkembang dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pembangunan daerah telah memasuki tahap kedua Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Fokus utama mencakup peningkatan pelayanan dasar, kualitas layanan publik, nilai tambah ekonomi, serta perluasan lapangan kerja dan kesempatan berusaha.

Selain itu, penguatan tata kelola pemerintahan, pelestarian budaya, penegakan supremasi hukum, serta pengelolaan lingkungan hidup berkelanjutan juga menjadi prioritas.

Bupati Baharuddin juga menilai potensi sektor pertanian dan perkebunan di Kabupaten Batu Bara masih belum dimanfaatkan secara maksimal. Karena itu, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersinergi mengembangkan potensi daerah, termasuk sektor industri, kawasan industri, pelabuhan, pariwisata, ekonomi kreatif, serta UMKM.

Dalam kesempatan tersebut, ia turut memaparkan sejumlah program prioritas unggulan, di antaranya pembangunan berbasis desa, pembentukan Mal Pelayanan Publik (MPP), pembangunan pasar tradisional di setiap kecamatan, serta pasar induk di ibu kota kabupaten.

Pemerintah daerah juga berkomitmen menghadirkan jaminan kesehatan melalui Universal Health Coverage (UHC), memperluas jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja rentan melalui BPJS Ketenagakerjaan, serta menyediakan puskesmas rawat inap fungsional di setiap kecamatan.

Tak hanya itu, program PKH Plus dari APBD juga disiapkan untuk menjangkau masyarakat yang belum terakomodasi dalam Program Keluarga Harapan (PKH) dari pemerintah pusat. Selain itu, pemerintah akan memberikan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu, serta meningkatkan kesejahteraan nelayan dan petani.

Program pemberdayaan perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas, serta peningkatan sarana dan prasarana olahraga juga menjadi bagian dari agenda pembangunan.

Musrenbang RKPD 2027 secara resmi dibuka oleh Gubernur Sumatera Utara yang diwakili Asisten III Muhammad Suib. Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara serta pemaparan dari sejumlah narasumber, termasuk perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar, Bapperida Provinsi Sumatera Utara, dan Kementerian PPN/Bappenas.

Melalui forum ini, Bupati Baharuddin berharap perencanaan pembangunan yang dihasilkan dapat lebih terarah, partisipatif, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan mendorong kemajuan daerah secara berkelanjutan.(Pdhlm)